Bilal El Khannouss Jadi Pembeda saat Stuttgart Menang Telak 4-1 atas Celtic di Parkhead
Bilal El Khannouss membuka keunggulan bagi VfB Stuttgart dalam kemenangan 4-1 atas Celtic di Parkhead, menempatkan tim Jerman unggul besar jelang leg kedua playoff Liga Europa.

Bilal El Khannouss menjadi sorotan utama ketika ia membuka keunggulan VfB Stuttgart pada menit ke-15 dalam laga leg pertama playoff Liga Europa melawan Celtic di Celtic Park, Glasgow. Gol kaki kiri rendah yang memanfaatkan umpan Denis Undav itu dihitung meski sempat mendapat protes offside dari kubu tuan rumah, setelah tinjauan VAR gol tetap disahkan dan membuka jalan bagi kemenangan telak Stuttgart 4-1.
Gol Penentu: bilal el khannouss Buka Keunggulan Stuttgart
Awal pertandingan berlangsung intens, namun peluang nyata pertama yang berbuah gol datang dari sisi Stuttgart. Dalam situasi serangan yang terbangun rapi, Denis Undav memberikan umpan yang mampu dimanfaatkan oleh Bilal El Khannouss. Tendangan kaki kiri yang diarahkan ke pojok gawang sukses menaklukkan kiper Celtic dan membawa Die Schwaben unggul lebih dulu.
Momen itu sempat memicu protes dari pemain dan suporter Celtic yang menduga adanya posisi offside, namun Video Assistant Referee (VAR) memastikan gol El Khannouss tetap sah. Gol ini menjadi penentu psikologis, memberi keunggulan penting bagi tim tamu di stadion yang dikenal memiliki atmosfer keras dan mendukung tuan rumah.
Reaksi Celtic, Gol Penyama dan Laju Stuttgart
Celtic tidak tinggal diam. Enam menit setelah kebobolan, Benjamin Nygren mencetak gol penyama menjadi 1-1 pada menit ke-21 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Stuttgart dan menceploskan bola ke gawang yang ditinggalkan kiper Alexander Nubel. Gol Nygren merupakan respons cepat yang sempat memberi harapan bagi publik tuan rumah.
Namun perjuangan Celtic untuk membalikkan keadaan terhenti karena Stuttgart kembali mampu memegang kendali pertandingan. Meski detail gol-gol lainnya tidak dirinci oleh sumber-sumber resmi, skor akhir 4-1 menunjukkan dominasi tim Jerman dalam laga tersebut. Kekalahan ini menempatkan Celtic dalam posisi sulit menjelang leg kedua di Jerman.
Pernyataan Pelatih: Hoeneß Tekankan Kewaspadaan dan Klinis di Depan Gawang
Sebelum pertandingan, pelatih VfB Stuttgart Sebastian Hoeneß menegaskan pentingnya performa tanpa celah ketika bermain di fase gugur. "Anda harus tampil tanpa ampun (ketika) tampil di babak gugur, jadi kita perlu tampil klinis di depan gawang," ujar Hoeneß dalam konferensi pers yang dikutip dari laman resmi klub.
Hoeneß juga mengingatkan anak asuhnya tentang atmosfer di Celtic Park. "Celtic Park adalah stadion yang spesial; suporternya bisa sangat keras. Ini adalah undian yang sangat menyenangkan, tapi di waktu yang sama sangat sulit. Kami membutuhkan penampilan kelas top," kata pelatih berkebangsaan Jerman itu. Pernyataan tersebut relevan mengingat tekanan yang biasa diberikan publik Parkhead, namun Stuttgart mampu meredam tekanan itu dan memetik kemenangan substansial.
Sementara itu, sumber lain menyebut Martin O'Neill sebagai pelatih interim Celtic pada laga ini. Kekalahan 1-4 tentu menambah pekerjaan rumah besar bagi manajemen dan staf kepelatihan untuk memperbaiki posisi sebelum pertandingan penentuan di Jerman.
Kenangan dan Motivasi Pemain: Demirovic dan Rasa Spesial Bermain di Parkhead
Selain komentar pelatih, pemain Stuttgart juga menyampaikan antusiasme atas kesempatan berlaga di stadion bersejarah tersebut. Penyerang Ermedin Demirovic mengakui pengalaman bermain di tempat yang dulu hanya bisa ditonton lewat televisi terasa istimewa. "Tiba di salah satu stadion besar yang dulu hanya bisa kita tonton di televisi akan menjadi sesuatu yang istimewa. Celtic adalah sorotan penting. Atmosfer di sana akan luar biasa," ujar Demirovic, sebagaimana dikutip dari laporan konferensi pers menjelang pertandingan.
Pernyataan ini memperlihatkan sisi emosional pertandingan bagi para pemain yang mungkin belum sering merasakan atmosfer stadion besar Eropa. Namun di lapangan, kemampuan teknis dan penyelesaian akhir yang lebih baiklah yang akhirnya menentukan hasil.
Dampak Hasil dan Prospek Leg Kedua
Hasil 4-1 di Glasgow memberikan modal yang sangat berharga bagi VfB Stuttgart untuk leg kedua yang akan dimainkan di Jerman. Kelebihan tiga gol membuat tekanan kini beralih ke pihak Celtic, yang wajib mencetak gol lebih dari sekadar mengimbangi untuk menjaga peluang lolos.
Bagi Stuttgart, kemenangan ini melanjutkan pengalaman kompetisi Eropa yang menurut Hoeneß merupakan kesempatan spesial. Sebelumnya pada fase grup Liga Europa, Stuttgart finis di peringkat 11 dengan 15 poin dari delapan laga, sebuah catatan yang menunjukkan konsistensi mereka di kompetisi ini. Menang di Parkhead tentu menjadi pencapaian penting yang meningkatkan moral tim menjelang babak-babak selanjutnya.
Sedangkan bagi Celtic, kekalahan di hadapan publik sendiri menimbulkan kebutuhan mendesak untuk evaluasi taktik dan mental pemain. Posisi mereka menjadi rawan, dan leg kedua di Jerman diprediksi akan berlangsung dengan tekanan berat untuk mencari cara membalikkan defisit besar.
Pertemuan ini juga menegaskan pentingnya detail seperti penggunaan VAR, ketepatan penyelesaian peluang, serta kesiapan mental ketika bermain di stadion lawan yang atmosfernya menekan.
Kemenangan Stuttgart di Parkhead, dengan kontribusi penting dari Bilal El Khannouss, bukan hanya soal tiga gol ekstra di papan skor — melainkan juga sinyal bahwa tim Jerman mampu mengeksekusi rencana permainan di momen krusial. Celtic harus menemukan jawaban cepat jika ingin mempertahankan ambisi Eropa musim ini, sementara Stuttgart membawa pulang modal berharga untuk melangkah lebih jauh.
Dengan keunggulan agregat besar, fokus kini bergeser pada bagaimana kedua tim menyiapkan diri untuk leg kedua: apakah Celtic mampu melakukan pembalikan, atau Stuttgart melanjutkan langkah mantapnya di pentas Eropa.
Artikel Terkait
Kekalahan Liverpool dan Hasil Lain: Dampak Terbaru pada Premier League Standings
Liverpool menderita kekalahan kesepuluh musim ini dan pemain Cody Gakpo mengaku 'tak habis pikir', sementara Manchester United ditahan imbang 2-2 oleh Bournemouth setelah Harry Maguire diusir wasit.

Alexandra Eala Kembali Berlatih Jelang Rematch Lawan Linette di Miami Open
Alexandra Eala kembali menjalani latihan intensif menjelang rematch melawan Linette di Miami Open, menurut laporan ABS-CBN. Persiapan menjadi sorotan menjelang pertandingan krusial ini.

Fluminense vs Atletico Mineiro: Jadwal, Siaran dan Reuni Arana dengan Mantan Klub
Pertandingan Fluminense vs Atletico Mineiro pada 21 Maret 2026 disiarkan eksklusif di Prime Video. Lateral Guilherme Arana akan bertemu mantan timnya, sementara Atlético-MG melakukan rotasi taktik.
Mario Suryo Aji Catatkan Posisi 3 di FP2 Moto2 Brasil, Vega Eda Melorot di Moto3
Mario Suryo Aji menempati posisi tiga pada FP2 moto2 di seri Brasil, menunjukkan potensi kuat jelang kualifikasi; Vega Eda Pratama harus bekerja keras setelah turun ke P12 di Moto3.