India Gulung Pakistan 176-114 di T20 World Cup: India Lolos Super 8
India mengalahkan Pakistan 176-114 di T20 World Cup dan memastikan tempat di Super 8 setelah penampilan menawan Ishan Kishan serta serangan bowling yang terkoordinasi.

India kembali menunjukkan dominasinya melawan Pakistan dalam laga T20 World Cup, menyingkirkan rival regional dengan skor 176 berbanding 114 sehingga India memastikan tiket ke fase Super 8. Dalam laporan india vs pakistan latest, Ishan Kishan menjadi motor serangan India dengan 77 dari 40 bola, sementara serangan bowling dipimpin oleh Jasprit Bumrah dan beberapa spinner yang meredam respon Pakistan.
india vs pakistan latest: India pastikan Super 8
Kemenangan ini mengokohkan posisi India di turnamen setelah pertandingan di Colombo pada 15 Februari 2026. India dipasang untuk mengejar atau mempertahankan kendali sejak awal; mereka menempatkan total yang kompetitif 175/—yang ditetapkan sebagai target 176—berkat pukulan agresif Ishan Kishan (77 dari 40), dukungan dari Suryakumar Yadav (32), Tilak Varma (25) dan Shivam Dube (27). Menurut laporan The Hindu, kemenangan membuat India melaju ke babak Super 8, sementara West Indies sudah lebih dulu mengamankan satu tiket.
Batting India dan titik balik pertandingan
Ishan Kishan menjadi sorotan utama, membangun tekanan terhadap bowler Pakistan dengan pukulan cepat yang membuka peluang India membentuk total substansial. Laju Kishan disokong oleh beberapa kontribusi menengah yang menjaga momentum. Pakistan sempat memberikan perlawanan melalui Saim Ayub, namun lini batting mereka gagal bertahan di bawah tekanan bowling India.
Di sisi Pakistan, kebobolan awal dan runtuhnya urutan tengah menjadi penentu. Hanya Usman Khan yang menawarkan perlawanan berarti dengan 44, sementara kebanyakan pemukul lain gagal menahan laju bowler India.
Serangan bowling India: terdisiplin dan beragam
Serangan bowling India tampil komplet. Jasprit Bumrah tercatat mengambil 2 wicket untuk 17, sementara Axar Patel (2/29), Varun Chakravarthy (2/17) dan Hardik Pandya (2/16) juga menyumbang dua-wicket haul masing-masing, menurut catatan The Hindu. Kuldeep Yadav dan Tilak Varma menambah satu wicket masing-masing. Laporan mencatat Suryakumar Yadav bahkan menggunakan tujuh pemain bowling berbeda selama pertandingan, menandakan fleksibilitas rotasi bowling India.
Kombinasi fast-bowler dan spinner yang efektif membuat Pakistan kesulitan membangun partnership yang berarti saat mengejar target 176. Pakistan akhirnya dibatasi hingga 114, sebuah kekalahan yang cukup telak.
Drama Abhishek Sharma dan reaksi kapten Pakistan
Pertandingan juga menyajikan momen kontroversial dan emosional terkait Abhishek Sharma. Pemain yang baru kembali dari penyakit itu gagal memberi kontribusi: ia keluar untuk duck di awal inning. Sumber MyKhel melaporkan Abhishek Sharma gagal mencetak angka dan tercatat sebagai bagian dari catatan kurang menguntungkan; Keralakaumudi menambahkan bahwa Abhishek out untuk duck di over pertama setelah diberi bola oleh kapten Pakistan Salman Ali Agha.
Perkataan Salman Ali Agha sebelum laga juga menarik perhatian banyak pihak. Pada konferensi pers sehari sebelum pertandingan, Salman Ali menyatakan, "I really hope he [Abhishek] will play tomorrow. He is a good player, and we want to play against the best team they have. Really hope he's recovering well and can play", kata Agha, yang kemudian viral karena nada sportivitas dan percaya diri. Menanggapi itu, kapten India Suryakumar Yadav memberi respons jenaka dan sedikit sarkastik: “Okay, if he (Agha) wants him (Abhishek) to play, then we will play him tomorrow.”
Ironisnya, Salman Ali sendiri yang turun tangan membuka over pertama saat memecah kebuntuan publik India: menurut Keralakaumudi, Agha yang melempar over pertama berhasil meraih wicket Abhishek—momen yang menambah drama pertandingan.
Implikasi bagi Pakistan dan peluang klasemen
Kekalahan ini jelas berdampak pada prospek Pakistan di fase grup. Dengan hasil tersebut, posisi mereka di klasemen menjadi tertekan dan peluang lolos ke Super 8 terganggu. Sumber melaporkan bahwa Pakistan kini harus mengandalkan hasil-hasil lain dan memanfaatkan sisa laga secara maksimal jika ingin melaju—meskipun detail skenario kualifikasi tidak dibahas rinci dalam laporan yang menjadi rujukan.
Bowling Pakistan sempat memberikan harapan ketika Saim Ayub tercatat mengambil 3 wicket untuk 25 dalam empat over saat India berbatting, tetapi usaha itu tak cukup menahan laju skor India. Shaheen Shah Afridi, Salman Ali dan Usman Tariq masing-masing mencetak satu wicket namun tidak mampu mencegah India membangun total yang memadai.
Pertandingan ini sekaligus menunjukkan kedalaman skuad India, yang mampu mengatur rotasi bowling dan memanfaatkan pemain-pemain pelapis untuk menutup celah lawan. Bagi Pakistan, evaluasi cepat terhadap urutan pemukul dan strategi bowling akan menjadi tugas penting dalam persiapan laga-laga selanjutnya.
India melaju ke babak berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan komprehensif ini, sementara Pakistan harus segera bangkit jika ingin mempertahankan peluang mereka di turnamen. Para penggemar di kedua negara kini menantikan bagaimana kedua tim merespons hasil ini di pertandingan-pertandingan berikutnya, terutama dengan tekanan rivalitas historis yang selalu menyertai bentrokan India–Pakistan di panggung kriket dunia.
Artikel Terkait
Kekalahan Liverpool dan Hasil Lain: Dampak Terbaru pada Premier League Standings
Liverpool menderita kekalahan kesepuluh musim ini dan pemain Cody Gakpo mengaku 'tak habis pikir', sementara Manchester United ditahan imbang 2-2 oleh Bournemouth setelah Harry Maguire diusir wasit.

Alexandra Eala Kembali Berlatih Jelang Rematch Lawan Linette di Miami Open
Alexandra Eala kembali menjalani latihan intensif menjelang rematch melawan Linette di Miami Open, menurut laporan ABS-CBN. Persiapan menjadi sorotan menjelang pertandingan krusial ini.

Fluminense vs Atletico Mineiro: Jadwal, Siaran dan Reuni Arana dengan Mantan Klub
Pertandingan Fluminense vs Atletico Mineiro pada 21 Maret 2026 disiarkan eksklusif di Prime Video. Lateral Guilherme Arana akan bertemu mantan timnya, sementara Atlético-MG melakukan rotasi taktik.
Mario Suryo Aji Catatkan Posisi 3 di FP2 Moto2 Brasil, Vega Eda Melorot di Moto3
Mario Suryo Aji menempati posisi tiga pada FP2 moto2 di seri Brasil, menunjukkan potensi kuat jelang kualifikasi; Vega Eda Pratama harus bekerja keras setelah turun ke P12 di Moto3.