Kiat Keamanan Siber: Cara Melindungi Diri dari Modus Penipuan Perbankan yang Kian Canggih
Bank di Jonesboro mengingatkan warga atas peningkatan penipuan berbasis AI dan panggilan video. Pelajari cybersecurity tips praktis untuk melindungi data dan rekening Anda.

Bank-bank lokal di Jonesboro memperingatkan munculnya penipuan yang semakin canggih dan menekankan perlunya cybersecurity tips konkret bagi nasabah: waspadai panggilan video palsu dan pesan yang mendesak, jangan pernah membagikan kredensial atau kode sekali pakai, serta verifikasi setiap permintaan melalui saluran resmi. Peringatan ini disampaikan oleh pejabat di First Community Bank dan Arvest Bank setelah melihat peningkatan taktik penipu yang memanfaatkan teknologi terbaru.
Ancaman baru: AI dan panggilan video yang meniru korbannya
Pejabat bank melaporkan bahwa penipu kini menggunakan alat yang lebih maju untuk menipu nasabah. Terri Coleman, sales coordinator untuk Arvest Bank – North Arkansas, mengatakan modus yang mengkhawatirkan termasuk penggunaan panggilan video atau rekaman suara palsu yang dibuat dengan bantuan teknologi. "These scammers are reaching out to you; they're unsolicited, you're usually not expecting it," ujar Coleman, menjelaskan bahwa penipu bisa mengatur waktu panggilan melalui platform seperti Zoom untuk memantau saat korban masuk ke akun perbankan mereka.
Menurut pengamatan Coleman, teknik ini memungkinkan pelaku untuk meniru interaksi yang tampak sah sehingga korban cenderung lengah. Karena sifatnya yang tidak terduga dan tampak ‘resmi’, panggilan atau video semacam ini dapat menipu pengguna untuk memasukkan informasi sensitif secara langsung di depan pelaku.
cybersecurity tips untuk nasabah bank: langkah minimal yang harus dilakukan
Bank lokal memberikan serangkaian langkah praktis yang perlu dijadikan kebiasaan. Jennifer Wyatt, vice president dan information security risk officer di First Community Bank, menekankan beberapa prinsip dasar: "The most important step is to remain cautious and skeptical of unexpected messages, calls, or requests for personal information." Wyatt juga mengingatkan nasabah untuk tidak membagikan nomor rekening, kredensial perbankan online, atau kode sekali pakai (one-time passcodes).
Dari pernyataan resmi bank, langkah-langkah berikut dirangkum sebagai cybersecurity tips minimal yang bisa segera diterapkan:
- Jangan pernah membagikan informasi akun, kredensial login, atau kode OTP kepada pihak yang menghubungi Anda secara tak terduga.
- Selalu verifikasi permintaan secara independen melalui nomor telepon resmi bank atau dengan mengunjungi kantor cabang terdekat; jangan membalas tautan atau nomor yang tercantum pada pesan mencurigakan.
- Perbarui perangkat lunak keamanan di perangkat Anda dan gunakan pembaruan sistem operasi untuk menutup celah keamanan.
- Pantau aktivitas akun secara rutin untuk mendeteksi transaksi atau percobaan akses yang tidak biasa sedini mungkin.
Catatan Wyatt menegaskan pentingnya kombinasi sikap waspada dan langkah teknis sederhana: "It’s also important to verify requests independently by contacting a trusted phone number or visiting a local branch. Keeping devices updated with security software and regularly monitoring account activity are also key protective measures."
Modus umum yang sering muncul: phishing lewat teks dan email
Selain serangan berbasis video dan AI, bank menyebutkan bahwa phishing lewat SMS (smishing) dan email masih menjadi modus yang paling sering ditemui. Pesan-pesan ini kerap menyamar sebagai perusahaan resmi, petugas bank, atau bahkan penegak hukum, serta sengaja menciptakan kesan darurat untuk memancing respons cepat dari korban.
Ciri-ciri pesan phishing yang harus diwaspadai: permintaan informasi pribadi mendesak, tautan yang mengarahkan ke halaman login palsu, dan alamat pengirim yang tidak konsisten dengan institusi yang diklaim. Ketika menerima pesan semacam itu, bank menganjurkan agar nasabah menahan diri untuk tidak mengklik tautan atau memasukkan data, melainkan melakukan verifikasi melalui saluran resmi.
Peran bank dan kewaspadaan pengguna: tanggung jawab bersama
Laporan dari Jonesboro menunjukkan bank melakukan kampanye edukasi untuk meningkatkan kewaspadaan nasabah. Pernyataan publik yang sama menggarisbawahi bahwa upaya pencegahan tidak hanya tugas lembaga keuangan; nasabah juga harus mengadopsi kebiasaan aman dalam berinteraksi dengan layanan digital.
Salah satu poin penting adalah mengenali bahwa penipuan terus berkembang mengikuti teknologi. Sumber berita lokal menyebutkan bahwa "scams increasingly target bank customers," sehingga kewaspadaan dan pengetahuan menjadi pertahanan pertama. Langkah-langkah sederhana — seperti mengonfirmasi permintaan via nomor resmi, tidak membagikan informasi sensitif, dan rutin memeriksa laporan rekening — dapat meminimalkan risiko berhasilnya serangan.
Bank dapat memperkuat perlindungan melalui sistem deteksi penipuan dan edukasi nasabah, tetapi perubahan perilaku pengguna di bidang keamanan siber adalah kunci untuk mengurangi suksesnya upaya penipuan.
Mengikuti perkembangan modus-modus baru dan menerapkan cybersecurity tips yang disarankan lembaga keuangan membantu masyarakat mengurangi dampak penipuan. Jika menerima panggilan atau pesan mencurigakan yang meminta akses atau informasi akun, hentikan komunikasi, catat detailnya, dan hubungi bank melalui saluran resmi. Bersikap curiga terhadap permintaan yang tidak terduga, menolak untuk membagikan kode atau kredensial, serta menjaga perangkat tetap diperbarui adalah langkah-langkah praktis yang bisa menyelamatkan rekening dan data pribadi Anda.
Waspada dan verifikasi tetap menjadi prinsip utama: ketika ragu, hubungi bank Anda langsung. Kutipan pejabat bank seperti Jennifer Wyatt dan Terri Coleman mengingatkan bahwa kewaspadaan sederhana seringkali menjadi penghalang paling efektif terhadap penipuan yang semakin canggih.
Artikel Terkait
-1770799806158.webp)
What Is Phishing: Definisi, Modus, dan Cara Melindungi Diri dari Penipuan Online
Phishing adalah penipuan daring yang meniru pihak tepercaya untuk mencuri data. Artikel ini menjelaskan apa itu phishing, pola serangan, dan cara praktis melindungi diri.