Victor Font Janji Rekrut Haaland, Agen Bantah Ada Kontak: Dinamika Menjelang Pilpres Barcelona
Klaim Victor Font soal upaya merekrut Erling Haaland memicu respons cepat: agen Haaland membantah adanya kontak, sementara Joan Laporta menyebut rencana itu tak realistis.

Isu "font" mencuat di kancah sepak bola Spanyol setelah calon presiden Barcelona, Victor Font, mengumbar janji untuk menempatkan klubnya di barisan terdepan dalam upaya merekrut Erling Haaland suatu hari nanti, namun klaim itu langsung dibantah keras oleh agen Haaland dan menuai serangan balik dari petahana Joan Laporta.
Victor Font: Janji Rekrut Haaland dan "opsi preferensial"
Victor Font, tokoh yang maju memperebutkan kursi presiden Barcelona pada pemilihan yang digelar pekan ini, menegaskan dalam beberapa pernyataan publik bahwa jika terpilih ia ingin memposisikan Barcelona agar dapat mengejar tanda tangan Erling Haaland ketika sang striker memang tersedia. Menurut laporan, Font bahkan menyebut upaya itu melibatkan negosiasi untuk sebuah "opsi preferensial" agar Barcelona berada di barisan terdepan saat kesempatan muncul.
Font mengakui bahwa rekrutmen Haaland bukan target jangka pendek—mengingat kontrak jangka panjang Haaland di Manchester City—tetapi tetap optimistis bahwa sebuah strategi jangka panjang perlu disiapkan. "Haaland adalah salah satu striker terbaik di dunia saat ini, tak diragukan lagi," ujar Font seperti dikutip media, seraya mengingat ketertarikan Haaland terhadap Spanyol dan kenangannya saat bermain menghadapi Barcelona.
Reaksi agen: Tidak ada kontak, Haaland bahagia di City
Tuntutan politik dan janji transfer itu cepat mendapat tanggapan dari agen Haaland, Rafaela Pimenta. Dalam pernyataannya yang dilaporkan pada 13 Maret 2026, Pimenta menegaskan bahwa tidak pernah ada kontak atau pembicaraan antara agen/keluarga Haaland dengan pihak Barcelona terkait kemungkinan transfer.
"Kami sangat menghormati dan mengagumi Barcelona, tetapi tidak ada kontak apa pun terkait kemungkinan transfer," kata Pimenta, seperti dilansir Antara dan dikutip oleh sejumlah media. Ia juga menegaskan bahwa Haaland baru saja memperbarui kontraknya dengan Manchester City hingga 2034 dan saat ini "sangat bahagia di Manchester City." Pernyataan tersebut menegaskan bahwa klaim tentang negosiasi resmi dengan Barcelona tidak berdasar.
Laporta mengkritik: Ide "halu" dan potensi bumerang politik
Reaksi dari kubu pesaing politik tak kalah keras. Joan Laporta, presiden petahana Barcelona yang juga menjadi pesaing dalam pemilihan, mengkritik pernyataan Font dan menyebut ide merekrut Haaland sebagai tidak realistis. Dalam komentarnya yang dilaporkan media, Laporta menyebut klaim terkait Haaland "bohong belaka" dan bahkan menilai pernyataan tersebut bisa menjadi bumerang bagi Font dalam kontestasi kepemimpinan klub.
Kritik semacam ini mencerminkan tensi politik yang tinggi menjelang pemilihan, di mana janji-janji transfer besar kerap digunakan kandidat untuk menarik dukungan suporter yang menginginkan pembenahan tim. Namun dalam kasus Haaland, faktor kontrak panjang dan statusnya di Manchester City membuat klaim soal kepindahan jangka pendek menjadi sangat diragukan.
Implikasi bagi Barcelona dan dinamika transfer
Janji merekrut pemain sekelas Haaland memiliki nilai simbolis yang besar: mengisyaratkan ambisi dan kemampuan finansial calon manajemen. Namun, kenyataan kontrak Haaland hingga 2034 dan pernyataan langsung dari agennya memperkecil kemungkinan realisasi dalam waktu dekat.
Situasi ini juga memperlihatkan bagaimana wacana transfer dapat dipolitisasi dalam kampanye internal klub besar. Meski Font menyatakan hal itu bukan target jangka pendek, usulan untuk menyiapkan "opsi" ketika peluang muncul bisa dimaknai sebagai upaya membangun narasi ambisius bagi pemilih. Sementara itu, kubu lain akan memanfaatkan pembantahan agen untuk menegaskan pragmatisme dan kredibilitas.
Secara sportif, Haaland tetap menjadi salah satu striker paling dicari di dunia berkat catatan golnya bersama Manchester City. Namun, langkah konkret untuk menariknya dari klub juara Inggris membutuhkan kombinasi aspek finansial, waktu yang tepat, dan persetujuan dari klub pemilik—faktor yang saat ini tampak jauh dari jangkauan Barcelona menurut pengamat.
Apa yang terjadi selanjutnya menjelang pemilihan?
Dengan pemilihan presiden Barcelona yang berlangsung dalam waktu dekat, pernyataan tentang target transfer seperti Haaland diperkirakan akan terus menjadi bahan perdebatan publik dan media. Sementara itu, pernyataan resmi agen yang menolak adanya kontak memberi tekanan pada kampanye Font untuk menjelaskan dasar klaimnya. Publik dan pemilih kini berada dalam posisi menilai antara janji ambisius dan realisme pengelolaan klub.
Dalam jangka pendek, fokus Barcelona dan para kandidat kemungkinan akan kembali pada rencana olahraga yang lebih konkret—seperti restrukturisasi skuad, kebijakan finansial, dan rencana pembaruan fasilitas—daripada spekulasi tentang perekrutan pemain yang kontraknya jelas diikat dalam jangka panjang.
Pernyataan agen Rafaela Pimenta serta tanggapan dari Joan Laporta memberi batasan faktual terhadap klaim politik seputar Haaland. Bagi suporter dan pengamat, episode ini menjadi pengingat bahwa janji-janji transfer, betapapun menggoda, harus diuji dengan data kontrak dan pernyataan pihak-pihak terkait sebelum dipercaya sepenuhnya.
Artikel Terkait
Kekalahan Liverpool dan Hasil Lain: Dampak Terbaru pada Premier League Standings
Liverpool menderita kekalahan kesepuluh musim ini dan pemain Cody Gakpo mengaku 'tak habis pikir', sementara Manchester United ditahan imbang 2-2 oleh Bournemouth setelah Harry Maguire diusir wasit.

Alexandra Eala Kembali Berlatih Jelang Rematch Lawan Linette di Miami Open
Alexandra Eala kembali menjalani latihan intensif menjelang rematch melawan Linette di Miami Open, menurut laporan ABS-CBN. Persiapan menjadi sorotan menjelang pertandingan krusial ini.

Fluminense vs Atletico Mineiro: Jadwal, Siaran dan Reuni Arana dengan Mantan Klub
Pertandingan Fluminense vs Atletico Mineiro pada 21 Maret 2026 disiarkan eksklusif di Prime Video. Lateral Guilherme Arana akan bertemu mantan timnya, sementara Atlético-MG melakukan rotasi taktik.
Mario Suryo Aji Catatkan Posisi 3 di FP2 Moto2 Brasil, Vega Eda Melorot di Moto3
Mario Suryo Aji menempati posisi tiga pada FP2 moto2 di seri Brasil, menunjukkan potensi kuat jelang kualifikasi; Vega Eda Pratama harus bekerja keras setelah turun ke P12 di Moto3.