Nasional

BMKG: Prediksi Cuaca Hari Ini di Sulsel, Waspada Hujan Sedang hingga Lebat

BMKG memprakirakan potensi hujan di Sulawesi Selatan pada hari ini, dengan sejumlah wilayah berisiko hujan sedang hingga lebat. Warga diminta waspada, terutama di Barru, Pangkep, dan Maros.

BMKG: Prediksi Cuaca Hari Ini di Sulsel, Waspada Hujan Sedang hingga Lebat

BMKG memprakirakan cuaca pada prediksi cuaca hari ini menunjukkan potensi hujan di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan, dengan beberapa daerah berisiko hujan sedang hingga lebat yang dapat mengganggu aktivitas publik termasuk pemantauan hilal. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar menyebutkan ada potensi hujan ringan hingga sedang pada siang dan sore hari, dan mengimbau masyarakat serta pelaksana kegiatan untuk tetap waspada.

Prediksi Cuaca Hari Ini di Sulawesi Selatan

BMKG Makassar merinci prakiraan untuk Kamis, 19 Maret 2026, yang mencakup variasi kondisi sepanjang hari. Pada pagi hari kondisi umumnya berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa kabupaten seperti Luwu Timur, Luwu, Barru, Pangkep, Maros, dan Makassar. Menjelang siang hingga sore hari, potensi hujan ringan diperkirakan menyebar ke seluruh wilayah Sulsel, sementara hujan sedang diprediksi terjadi di Barru, Bone, Bulukumba, Gowa, Maros, Pangkep, Sinjai, dan Soppeng. Pada malam dan dini hari kondisi cenderung berawan dengan ancaman hujan ringan di sejumlah wilayah.

Secara klimatologis, suhu udara diperkirakan berkisar antara 19–34°C dengan kelembapan relatif tinggi 75–100 persen. Kecepatan angin diperkirakan bertiup dari arah Barat–Utara dengan kecepatan antara 8–40 km/jam, faktor yang turut memengaruhi pergerakan sistem hujan.

Dampak pada Pemantauan Hilal dan Aktivitas Publik

Salah satu implikasi cuaca hari ini yang mendapat sorotan adalah potensi gangguan terhadap pemantauan hilal. Menurut petugas BMKG yang dikutip oleh media, hujan dapat meningkatkan uap air dan pembiasan cahaya, sehingga "berpotensi hujan ringan bahkan sedang," yang mengurangi kontras antara bulan dan langit senja dan membuat hilal sulit terlihat. Titik pemantauan hilal di Makassar, seperti observatorium di Menara Iqra Kampus Unismuh, berpeluang terdampak jika hujan terjadi pada waktu pengamatan.

Di luar aspek umat beragama yang sedang melakukan pemantauan, hujan sedang hingga lebat juga berisiko mengganggu kegiatan keseharian: transportasi lokal, kegiatan pasar, dan pekerjaan lapangan. Infrastruktur yang rawan banjir mesti mendapat perhatian, terutama di wilayah dataran rendah dan alur sungai.

Daerah dengan Potensi Hujan Lebat dan Rekomendasi BMKG

BMKG memberikan peringatan dini untuk sejumlah kabupaten yang berpotensi turun hujan lebat. Secara khusus, Barru, Pangkep, dan Maros disebutkan berisiko hujan lebat yang perlu menjadi perhatian warga setempat. Selain itu, informasi dari publikasi cuaca menunjukkan kenaikan risiko hujan lebat hingga sangat lebat untuk periode 21–23 Maret di wilayah Sulsel, sehingga kewaspadaan jangka pendek perlu ditingkatkan.

Sebagai langkah mitigasi, BMKG merekomendasikan masyarakat untuk:

  • Menyiapkan perlindungan terhadap dampak hujan deras seperti banjir dan genangan.
  • Menghindari kegiatan di daerah rawan longsor atau banjir selama hujan lebat.
  • Memantau pembaruan informasi cuaca resmi dari BMKG dan otoritas setempat.

Petugas di lapangan dan penyelenggara acara juga diimbau menyesuaikan jadwal bila memungkinkan, serta menyiapkan peralatan penunjang keselamatan bila kegiatan tetap dilanjutkan.

Pantauan Ke depan dan Saran Praktis bagi Warga

Prakiraan cuaca bersifat dinamis; pola hujan dapat berubah seiring perkembangan sistem atmosfer. Masyarakat diminta terus memantau pembaruan resmi BMKG melalui kanal resminya untuk informasi terbaru terutama jika berencana melakukan perjalanan jauh atau menggelar kegiatan di luar ruangan.

Untuk tindakan praktis hari ini, warga dianjurkan membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah, mengecek saluran air di sekitar lingkungan agar tidak tersumbat, dan menghindari parkir di tepi sungai atau drainase yang berisiko terendam. Bagi petani dan nelayan, BMKG menyarankan menyesuaikan jadwal kerja dengan kondisi cuaca, serta memperhatikan statistik kecepatan angin yang dapat memengaruhi keselamatan di laut.

Sumber-sumber cuaca lokal yang diolah BMKG menjadi dasar rekomendasi ini, sehingga tindak lanjut berupa kesiapsiagaan masyarakat dan otoritas daerah sangat penting untuk mengurangi dampak dari hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, mengikuti arahan otoritas, dan memastikan keselamatan diri serta keluarga ketika potensi hujan deras terjadi. Pantauan harian dan peringatan dini akan menjadi kunci dalam menghadapi fluktuasi cuaca yang sedang berlangsung di Sulawesi Selatan.

#prediksi cuaca hari ini#BMKG#Sulsel#hujan lebat#peringatan cuaca

Artikel Terkait