Nasional

Maghrib Banjarmasin 1 Maret 2026: Adzan Berbuka Pukul 18.42 WIB

Adzan maghrib di Banjarmasin pada 1 Maret 2026 dijadwalkan pukul 18.42 WIB. Waktu ini menjadi panduan resmi bagi warga menunaikan buka puasa pada Ramadan 1447 H.

Maghrib Banjarmasin 1 Maret 2026: Adzan Berbuka Pukul 18.42 WIB

Adzan maghrib di Kota Banjarmasin pada Minggu, 1 Maret 2026 (Ramadan ke-11 1447 H) dijadwalkan berkumandang pukul 18.42 WIB, menjadi penanda resmi waktu berbuka bagi umat Islam di kota tersebut. Informasi ini menjadi rujukan praktis bagi warga yang menjalankan ibadah puasa, sekaligus momen penting untuk menyegerakan berbuka dan berdoa.

Maghrib Banjarmasin: Jadwal dan saran berbuka

Waktu maghrib Banjarmasin pada hari tersebut tercantum sebagai pukul 18.42 WIB. Jadwal ini biasa disusun berdasarkan perhitungan astronomis yang menjadi acuan jadwal shalat dan buka puasa di wilayah lokal.

Masyarakat disarankan memantau adzan resmi dari masjid-masjid setempat atau pengumuman dari kantor urusan agama setempat untuk memastikan ketepatan waktu. Pada umumnya, pengumuman jadwal berbuka juga dapat dikutip dari portal resmi Kementerian Agama atau kantor urusan agama daerah yang mengeluarkan jadwal harian ramadan.

Mengapa waktu berbuka bisa berbeda dan sumber resmi

Perbedaan waktu maghrib antar kota disebabkan oleh perbedaan posisi geografis dan perbedaan metode hisab (perhitungan) yang diterapkan. Meski demikian, otoritas keagamaan setempat biasanya mengeluarkan jadwal resmi yang menjadi pedoman bagi umat.

Untuk memastikan akurasi, warga Banjarmasin dianjurkan mengacu pada pengumuman resmi dari Kementerian Agama atau kantor urusan agama setempat. Pada praktiknya, banyak masjid dan lembaga keagamaan juga menyesuaikan jadwal mereka berdasarkan data hisab dan pengamatan setempat.

Sunah berbuka dan doa yang dianjurkan

Selain memperhatikan ketepatan waktu maghrib, tradisi dan tuntunan sunnah saat berbuka banyak dianjurkan oleh literatur hadis. Sumber-sumber agama menyebutkan bahwa waktu berbuka merupakan momen yang penuh berkah dan termasuk waktu mustajab untuk berdoa.

Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ" yang diterjemahkan bahwa orang yang berpuasa memperoleh dua kebahagiaan, yaitu ketika berbuka dan ketika bertemu Rabb-Nya. Hadis lain yang diriwayatkan Ahmad menyatakan, sebagaimana dikutip dalam sumber berita, bahwa ada tiga golongan yang doanya tidak ditolak, antara lain orang yang berpuasa hingga ia berbuka.

Praktik sunnah yang sering dianjurkan saat berbuka termasuk memulai dengan minuman manis atau kurma untuk mengembalikan tenaga dan menghindari langsung makan berat. Sumber berita menyebutkan bahwa berbuka dengan sesuatu yang manis disunnahkan karena membantu memulihkan kondisi setelah berpuasa.

Implikasi bagi warga dan pelaku kegiatan komersial

Penetapan waktu maghrib menjadi penting tidak hanya untuk ibadah tetapi juga bagi pengelola rumah makan, pedagang takjil, dan penyelenggara kegiatan Ramadhan. Mengetahui waktu berbuka resmi membantu penentuan jam operasional, persiapan menu berbuka, serta pelaksanaan salat maghrib berjamaah.

Warga diminta tetap memprioritaskan keselamatan dan kesehatan saat berbuka, termasuk menghindari kerumunan yang berpotensi menimbulkan risiko. Selain itu, pengelola tempat ibadah dan usaha makanan dianjurkan memberikan informasi waktu berbuka yang jelas kepada pelanggan agar tidak terjadi kesalahan atau kebingungan.

Pantauan jadwal dan sumber informasi terpercaya

Untuk memastikan ketepatan jadwal, masyarakat dapat menggunakan beberapa rujukan resmi seperti pengumuman dari Kementerian Agama, kantor urusan agama provinsi atau kabupaten/kota, serta pengumuman dari masjid besar di daerah. Media lokal juga kerap memublikasikan jadwal harian yang mengacu pada sumber resmi.

Pada hari-hari ramadan, kecepatan dan ketepatan informasi menjadi penting. Redaksi berita merekomendasikan warga Banjarmasin memastikan jadwal melalui saluran resmi agar puasa dan ibadah maghrib berjalan sesuai ketentuan agama dan ketepatan waktu astronomis.

Adzan maghrib sebagai penanda berbuka bukan sekadar isyarat waktu; bagi banyak umat Islam ini adalah momen spiritual yang mengundang syukur dan doa. Dengan mengikuti jadwal resmi dan anjuran sunnah, warga Banjarmasin dapat menunaikan ibadah puasa secara tertib dan penuh kesadaran."

#maghrib#Banjarmasin#jadwal adzan#Ramadan 1447 H#buka puasa

Artikel Terkait