Selamat Berbuka Puasa: Jadwal dan Suasana 23 Februari 2026 di Bandung, Jakarta, Yogyakarta
Republika memuat jadwal buka puasa 23 Februari 2026 untuk beberapa kota besar Indonesia. Menjelang maghrib, umat Muslim menyambut berbuka dengan rasa syukur dan kebersamaan.
Menjelang maghrib pada 23 Februari 2026, ucapan selamat berbuka puasa mengalun di berbagai kota besar Indonesia ketika umat Muslim menantikan detik-detik berbuka dengan penuh syukur. Republika.co.id memuat jadwal buka puasa untuk sejumlah daerah, termasuk Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta, serta menyorot nuansa senja yang kerap melingkupi momen tersebut.
Jadwal buka puasa 23 Februari 2026 untuk beberapa kota
Republika mengunggah informasi jadwal buka puasa hari ini untuk beberapa kota besar. Dalam liputannya mengenai Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta, media tersebut mengingatkan pembaca bahwa waktu berbuka ditentukan oleh terbenamnya matahari di masing-masing wilayah. Liputan-liputan itu bertujuan membantu umat Muslim menyesuaikan persiapan menjelang berbuka dan memastikan waktu maghrib dipatuhi sesuai lokasi.
Dalam tulisan tentang suasana di Bandung, Republika menyatakan, "detik-detik menuju berbuka puasa adalah momen yang dinantikan dengan penuh syukur." Untuk Jakarta, media yang sama menulis bahwa "Menjelang datangnya waktu berbuka puasa... menghadirkan nuansa penuh syukur di hati umat Islam." Sementara liputan tentang Yogyakarta menggambarkan secara puitis, "Senja di ufuk barat mulai tampak, menandakan tibanya waktu yang dinanti oleh seluruh umat Muslim..." Kutipan-kutipan ini menegaskan fokus liputan pada suasana batin dan communal moment di hari Ramadhan.
Mengapa jadwal berbeda antar kota?
Perbedaan jadwal buka puasa antar kota pada tanggal yang sama merupakan konsekuensi langsung dari perbedaan waktu matahari terbenam. Faktor geografis seperti garis lintang dan bujur memengaruhi kapan matahari tenggelam di cakrawala, sehingga otoritas setempat atau media seperti Republika menyajikan jadwal yang disesuaikan per wilayah. Republika mempublikasikan jadwal tersebut agar masyarakat dapat mempersiapkan waktu berbuka secara akurat dan tertib.
Selain faktor geografi, penentuan waktu maghrib di masing-masing daerah juga bergantung pada metode perhitungan atau keputusan pemerintah daerah dan lembaga keagamaan setempat. Oleh karena itu, Republika mengimbau pembaca untuk merujuk pada jadwal resmi kota masing-masing atau pengumuman takmir masjid setempat jika diperlukan konfirmasi.
Selamat Berbuka Puasa: suasana, doa, dan pesan kebersamaan
Liputan Republika menekankan dimensi emosional dan sosial dari momen berbuka. Frasa-frasa seperti "penuh syukur" dan gambaran senja yang menghiasi ufuk barat menegaskan bahwa berbuka bukan sekadar mengakhiri puasa harian, melainkan juga saat refleksi dan kebersamaan. Warga kota—baik di Bandung, Jakarta, maupun Yogyakarta—seringkali memanfaatkan waktu ini untuk berkumpul bersama keluarga atau komunitas, berbagi hidangan, dan melafalkan doa berbuka.
Republika menulis bahwa nuansa senja dan kebahagiaan menjelang berbuka menjadi ciri khas Ramadhan yang dirasakan berbeda oleh setiap komunitas. Liputan tersebut merekam perasaan kolektif umat yang menantikan momen berbuka dengan harapan dan kesyukuran.
Catatan praktis bagi pembaca
Berdasarkan jadwal yang dipublikasikan Republika untuk 23 Februari 2026, pembaca disarankan untuk:
- Memeriksa jadwal maghrib yang relevan dengan lokasi masing-masing—karena waktu berbeda antar kota. Republika menyediakan jadwal per-kota sebagai referensi.
- Mengikuti pengumuman resmi dari masjid atau pemerintah daerah setempat jika ada penyesuaian waktu.
- Menyambut berbuka dengan penuh kesyukuran seperti yang disorot dalam liputan: "detik-detik menuju berbuka puasa adalah momen yang dinantikan dengan penuh syukur."
Penting untuk selalu mengandalkan sumber resmi dan kredibel ketika mengonfirmasi waktu ibadah, agar praktik keagamaan berjalan tertib dan serasi dengan komunitas setempat.
Republika sebagai sumber liputan hari ini membantu pembaca merencanakan kegiatan sore dan malam selama Ramadhan dengan memberikan jadwal per-kota dan gambaran suasana yang menyertai waktu berbuka.
Menjelang maghrib, ungkapan "selamat berbuka puasa" kembali menjadi sapaan yang lazim terdengar di jalan, warung, masjid, dan ruang keluarga—menandai jeda harian yang dipenuhi rasa syukur, kebersamaan, dan harapan. Republika berharap informasi jadwal dan narasi suasana ini dapat membantu masyarakat menjalani momen berbuka dengan lebih khusyuk dan tertib.
Artikel Terkait

5 Berita Menjelang Lebaran: Remisi, Tiket Kereta, Harga Emas, Cadangan BBM, dan Polemik 'Rp 8 Miliar'
Menjelang Lebaran muncul puluhan sorotan: remisi untuk 1.086 warga binaan, penjualan tiket kereta 84,5%, harga emas Antam stabil, cadangan BBM aman, serta perbandingan mobil Rp 8 miliar.

Airlangga Umumkan WFH untuk ASN, Swasta Diimbau Terapkan Setelah Lebaran
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan kebijakan WFH berlaku untuk ASN dan mengimbau sektor swasta melakukan hal serupa setelah Lebaran. Keputusan ini dimaksudkan untuk menyeimbangkan aktivitas pemerintahan dan keselamatan publik.
Jadwal dan Persiapan Shalat Ied 2026: Istiqlal Jadi Lokasi Kenegaraan, Balai Kota Gelar Upacara Lokal
Shalat Ied 2026 dimulai 21 Maret di Masjid Istiqlal sebagai shalat kenegaraan dengan kehadiran pejabat tinggi, sementara Balai Kota Jakarta menggelar upacara dan halalbihalal.

Apakah Sholat Idulfitri Wajib Jika Bertepatan dengan Jumat? Penjelasan Muhammadiyah dan Dasar Hadis
Ketika Idulfitri bertepatan dengan Jumat, pertanyaan apakah sholat idul fitri wajib kerap muncul. Muhammadiyah menjelaskan dasar hadis dan merekomendasikan salat Jumat tetap dijalankan.