Subuh Denpasar: Cara Cek Waktu Subuh Saat Ramadhan 1447 H dan Perbedaan Waktu di Bali
Pencarian 'subuh Denpasar' meningkat selama Ramadhan; Kemenag menyediakan imsakiyah resmi, sementara waktu maghrib Denpasar tercatat pukul 18:46 WITA pada 21 Februari 2026.

Pencarian kata kunci "subuh Denpasar" kembali menjadi perhatian publik menjelang dan selama Ramadhan 1447 H, ketika warga membutuhkan kepastian jadwal shalat dan imsak. Untuk 3 Ramadhan (21 Februari 2026), Kementerian Agama melalui imsakiyah yang dirilis menjadi acuan, sementara jadwal waktu berbuka di Kota Denpasar pada hari itu tercatat pada pukul 18:46 WITA menurut Kompas.com yang mengutip laman bimasislam.kemenag.go.id.
Mengapa pencarian "subuh Denpasar" naik selama Ramadhan
Fenomena peningkatan pencarian jadwal Subuh — termasuk kata kunci "subuh Denpasar" — biasanya dipicu kebutuhan warga untuk menyesuaikan sahur, ibadah Subuh berjamaah, dan aktivitas harian selama bulan puasa. Sumber resmi seperti Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan jadwal imsakiyah yang memuat lima waktu salat termasuk Subuh, sehingga masyarakat dianjurkan merujuk ke sana untuk data yang mutakhir.
Seperti diberitakan Kompas.com, jadwal imsakiyah versi Kemenag "memuat jadwal 5 waktu untuk shalat Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya selama Ramadhan 2026." Pernyataan ini menegaskan bahwa acuan resmi tersedia, tetapi seringkali media hanya menonjolkan waktu berbuka karena momen tersebut menjadi perhatian banyak orang.
Jadwal buka puasa Denpasar dan implikasinya untuk waktu Subuh
Untuk Rabu 21 Februari 2026 atau 3 Ramadhan 1447 H, Kompas.com mengutip data dari bimasislam.kemenag.go.id bahwa waktu berbuka puasa di Kota Denpasar adalah pada pukul 18:46 WITA. Bisnis.com juga melaporkan angka yang sama, menyebut bahwa "di ibu kota Provinsi Bali, Kota Denpasar, jadwal buka puasa hari ini adalah pukul 18.46 WITA."
Meskipun pemberitaan fokus pada maghrib, jadwal imsakiyah Kemenag memuat waktu Subuh yang diperlukan jamaah. Dalam praktiknya, penentuan waktu Subuh bergantung pada perhitungan astronomis dan rumus yang digunakan oleh penyusun imsakiyah, sehingga perbedaan menit antar sumber lokal bisa terjadi. Oleh karena itu, warga disarankan memeriksa laman resmi bimasislam.kemenag.go.id untuk jadwal Subuh yang berlaku di Denpasar.
Perbedaan waktu salat di wilayah Bali
Selain Denpasar, media melaporkan adanya variasi waktu buka puasa antarkabupaten di Bali pada tanggal yang sama. Bisnis.com merinci beberapa perbedaan: Kabupaten Bangli, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Klungkung berbuka pada pukul 18:45 WITA; Kabupaten Badung, Kabupaten Buleleng, dan Kabupaten Tabanan sama dengan Denpasar pada 18:46 WITA; Jembrana pada 18:48 WITA; sementara Kabupaten Karangasem tercatat lebih cepat pada 18:44 WITA.
Variasi ini juga mencerminkan perbedaan minor pada waktu Subuh dan waktu salat lainnya antarwilayah, yang dipengaruhi letak geografis (garis bujur) serta metode perhitungan yang digunakan lembaga agama setempat. Oleh karena itu, pencarian spesifik seperti "subuh Denpasar" penting untuk mendapatkan waktu yang sesuai lokasi.
Sumber resmi dan langkah praktis memastikan waktu Subuh Denpasar
Memastikan waktu Subuh yang akurat penting untuk menunaikan sahur, shalat Subuh, dan kegiatan keagamaan lain. Berikut langkah praktis yang dapat dilakukan warga Denpasar:
- Merujuk langsung ke laman resmi Kementerian Agama (bimasislam.kemenag.go.id) yang memuat imsakiyah dan jadwal lima waktu salat selama Ramadhan.
- Memeriksa publikasi media yang mengutip data Kemenag (misalnya Kompas.com dan Bisnis.com) untuk konfirmasi cepat, namun pastikan sumbernya berasal dari data Kemenag.
- Menggunakan aplikasi waktu salat yang memiliki data resmi atau yang mengacu pada perhitungan Kemenag dan memperhatikan pengaturan lokasi agar sesuai dengan posisi Denpasar.
- Mengikuti pengumuman masjid dan ormas keagamaan setempat yang biasanya menyesuaikan jadwal berdasarkan ketetapan pemerintah daerah atau pengurus setempat.
Seperti dilaporkan Bisnis.com, penetapan awal Ramadhan 1447 H sendiri mengacu pada hasil sidang isbat Kementerian Agama tanggal 17 Februari 2026 yang memutuskan bahwa "1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis (19/2/2026)." Keputusan isbat turut mempengaruhi pengumuman jadwal imsakiyah yang menjadi rujukan resmi.
Dampak pada aktivitas warga dan tips menjaga ketepatan ibadah
Kepastian waktu Subuh dan imsak penting untuk kegiatan sahur dan shalat berjamaah di masjid. Ketidaktepatan informasi dapat menyebabkan sahur terlewat atau kehilangan waktu shalat yang tepat. Untuk mengurangi risiko tersebut, pengurus masjid dan komunitas lokal biasanya menempelkan jadwal imsakiyah di tempat ibadah dan membagikan melalui grup komunikasi.
Beberapa tips praktis:
- Tetapkan alarm sahur berdasarkan jadwal imsak resmi, beri cadangan 5-10 menit untuk kesiapan makan.
- Gunakan dua sumber: laman Kemenag dan pengumuman masjid setempat.
- Periksa pembaruan jika ada perubahan resmi atau koreksi dari otoritas terkait.
Dalam laporan ANTARA untuk wilayah lain seperti Mataram disebutkan bahwa "waktu berbuka puasa tepat pukul 18:42 WITA" untuk konteks setempat, menggambarkan bagaimana setiap kota/kabupaten memiliki jadwal berbeda dan pentingnya merujuk ke sumber lokal.
Warga Denpasar yang membutuhkan kepastian waktu Subuh disarankan mengunjungi laman bimasislam.kemenag.go.id atau mengikuti pengumuman resmi dari pengurus masjid setempat. Dengan rujukan yang jelas, ibadah sahur dan shalat Subuh dapat dilaksanakan tepat waktu dan sesuai ketentuan ibadah selama Ramadhan 1447 H.
Terlepas dari variasi menit antarwilayah, para pemeluk agama dianjurkan mengandalkan data resmi untuk mengatur aktivitas ibadah dan menghindari kebingungan, terutama pada hari-hari awal Ramadhan ketika ketelitian waktu menjadi sangat penting.
Artikel Terkait

5 Berita Menjelang Lebaran: Remisi, Tiket Kereta, Harga Emas, Cadangan BBM, dan Polemik 'Rp 8 Miliar'
Menjelang Lebaran muncul puluhan sorotan: remisi untuk 1.086 warga binaan, penjualan tiket kereta 84,5%, harga emas Antam stabil, cadangan BBM aman, serta perbandingan mobil Rp 8 miliar.

Airlangga Umumkan WFH untuk ASN, Swasta Diimbau Terapkan Setelah Lebaran
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan kebijakan WFH berlaku untuk ASN dan mengimbau sektor swasta melakukan hal serupa setelah Lebaran. Keputusan ini dimaksudkan untuk menyeimbangkan aktivitas pemerintahan dan keselamatan publik.
Jadwal dan Persiapan Shalat Ied 2026: Istiqlal Jadi Lokasi Kenegaraan, Balai Kota Gelar Upacara Lokal
Shalat Ied 2026 dimulai 21 Maret di Masjid Istiqlal sebagai shalat kenegaraan dengan kehadiran pejabat tinggi, sementara Balai Kota Jakarta menggelar upacara dan halalbihalal.

Apakah Sholat Idulfitri Wajib Jika Bertepatan dengan Jumat? Penjelasan Muhammadiyah dan Dasar Hadis
Ketika Idulfitri bertepatan dengan Jumat, pertanyaan apakah sholat idul fitri wajib kerap muncul. Muhammadiyah menjelaskan dasar hadis dan merekomendasikan salat Jumat tetap dijalankan.