Waktu Adzan Maghrib: Panduan Jadwal Buka Puasa 13 Maret 2026 untuk Solo Raya dan Tegal–Brebes
Masyarakat di Solo Raya dan wilayah Tegal–Brebes diminta merujuk pada jadwal resmi untuk memastikan waktu adzan maghrib dan buka puasa pada 13 Maret 2026, hari ke-23 Ramadan 1447 H.
Memasuki hari ke-23 Ramadan 1447 H pada Jumat, 13 Maret 2026, perhatian publik kembali tertuju pada waktu adzan maghrib sebagai penentu buka puasa. Masyarakat di berbagai daerah, termasuk Solo Raya dan wilayah Tegal–Brebes, diimbau untuk mengacu pada jadwal resmi agar pelaksanaan ibadah tetap tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Waktu adzan maghrib: mengapa penting
Waktu adzan maghrib menandai akhir puasa harian selama Ramadan dan menjadi acuan utama bagi umat Islam untuk berbuka. Meski perbedaan antarwilayah sering hanya beberapa menit, dampaknya signifikan bagi ketertiban ibadah dan kegiatan masyarakat. Dalam situasi seperti Ramadan, keliru menentukan waktu maghrib dapat berimplikasi pada penentuan sah atau tidaknya berbuka dan ibadah salat Maghrib.
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama menyediakan jadwal imsakiyah dan waktu salat yang menjadi rujukan resmi bagi daerah-daerah di Indonesia. Seperti diberitakan Kompas TV, "Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia juga mengimbau masyarakat selalu merujuk pada jadwal resmi guna memastikan keakuratan waktu salat dan berbuka puasa selama Ramadan." Pernyataan ini menegaskan pentingnya merujuk pada sumber resmi untuk menentukan waktu adzan maghrib.
Kondisi di Solo Raya pada 13 Maret 2026
Kompas TV melaporkan bahwa pada Jumat, 13 Maret 2026, wilayah Solo Raya — yang meliputi Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten — memasuki hari ke-23 Ramadan. Media tersebut merujuk pada jadwal imsakiyah yang dipublikasikan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (bimasislam.kemenag.go.id) sebagai sumber resmi untuk jam imsak dan buka puasa.
Dalam praktiknya, otoritas daerah dan pengurus masjid setempat akan menyesuaikan adzan maghrib berdasarkan perhitungan astronomis dan rekomendasi Kemenag. Kompas menekankan bahwa meski perbedaan waktu antarwilayah hanya beberapa menit, masyarakat tetap diminta memperhatikan jadwal lengkap yang dirilis secara resmi agar pelaksanaan ibadah berjalan tertib.
Jadwal buka puasa Tegal–Brebes dan anjuran mengikuti rujukan resmi
Media lokal Detik turut memuat jadwal buka puasa untuk wilayah Tegal hingga Brebes pada 13 Maret 2026. Publikasi semacam ini biasanya memuat daftar waktu maghrib sesuai kecamatan atau kota, membantu warga mengetahui secara spesifik kapan mereka dapat berbuka.
Namun Detik dan Kompas sama-sama menegaskan perlunya merujuk ke sumber resmi seperti laman Kementerian Agama atau pengumuman resmi dari kantor urusan agama (KUA) setempat. Ketergantungan pada daftar yang dipublikasikan media harus tetap dilengkapi pengecekan pada jadwal resmi karena perbedaan interpretasi metode perhitungan bisa terjadi.
Mengapa ada perbedaan waktu maghrib antarwilayah?
Perbedaan waktu adzan maghrib antarwilayah disebabkan oleh faktor geografis seperti garis bujur dan lintang, serta perbedaan metode perhitungan hisab yang digunakan. Seringkali selisih hanya beberapa menit, namun karena penetapan waktu maghrib berkaitan dengan posisi matahari di bawah ufuk, lokasi yang sedikit berbeda dapat menghasilkan waktu yang tidak persis sama.
Selain itu, otoritas agama di beberapa daerah dapat memilih metode hisab yang sedikit berbeda dalam penetapan waktu, atau mengakomodasi keputusan lokal berdasarkan masjid dan tokoh agama setempat. Untuk alasan inilah Kementerian Agama mengimbau penggunaan jadwal resmi agar ada keseragaman rujukan bagi publik.
Cara memastikan waktu adzan maghrib yang akurat
Untuk memastikan waktu adzan maghrib yang akurat, langkah-langkah berikut direkomendasikan:
- Rujuk jadwal imsakiyah dan waktu salat resmi yang dipublikasikan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (bimasislam.kemenag.go.id) atau situs resmi Kementerian Agama.
- Cek pengumuman KUA atau pengurus masjid setempat yang biasanya menyesuaikan jadwal dengan kondisi lokal.
- Gunakan aplikasi jadwal salat yang bersumber dari data resmi atau menyertakan opsi memilih metode hisab yang sesuai rekomendasi lokal.
- Perhatikan pengumuman adzan dari masjid terdekat pada hari bersangkutan sebagai acuan praktis, terutama jika selisih waktu antarwilayah kecil.
Sumber-sumber berita lokal yang mempublikasikan jadwal harian, seperti yang dilakukan Kompas TV untuk Solo Raya dan Detik untuk Tegal–Brebes pada 13 Maret 2026, berguna sebagai panduan cepat. Namun, tetap pastikan kecocokan dengan jadwal resmi untuk menghindari kekeliruan.
Masyarakat diimbau untuk menempatkan kepatuhan pada rujukan resmi sebagai prioritas agar ibadah puasa dan salat Maghrib berlangsung sesuai ketentuan agama dan terkoordinasi antarwilayah. Dengan rujukan yang jelas dan pengumuman dari otoritas setempat, potensi kebingungan terkait waktu adzan maghrib dapat diminimalkan selama sisa Ramadan dan seterusnya.
Artikel Terkait

5 Berita Menjelang Lebaran: Remisi, Tiket Kereta, Harga Emas, Cadangan BBM, dan Polemik 'Rp 8 Miliar'
Menjelang Lebaran muncul puluhan sorotan: remisi untuk 1.086 warga binaan, penjualan tiket kereta 84,5%, harga emas Antam stabil, cadangan BBM aman, serta perbandingan mobil Rp 8 miliar.

Airlangga Umumkan WFH untuk ASN, Swasta Diimbau Terapkan Setelah Lebaran
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan kebijakan WFH berlaku untuk ASN dan mengimbau sektor swasta melakukan hal serupa setelah Lebaran. Keputusan ini dimaksudkan untuk menyeimbangkan aktivitas pemerintahan dan keselamatan publik.
Jadwal dan Persiapan Shalat Ied 2026: Istiqlal Jadi Lokasi Kenegaraan, Balai Kota Gelar Upacara Lokal
Shalat Ied 2026 dimulai 21 Maret di Masjid Istiqlal sebagai shalat kenegaraan dengan kehadiran pejabat tinggi, sementara Balai Kota Jakarta menggelar upacara dan halalbihalal.

Apakah Sholat Idulfitri Wajib Jika Bertepatan dengan Jumat? Penjelasan Muhammadiyah dan Dasar Hadis
Ketika Idulfitri bertepatan dengan Jumat, pertanyaan apakah sholat idul fitri wajib kerap muncul. Muhammadiyah menjelaskan dasar hadis dan merekomendasikan salat Jumat tetap dijalankan.